Jumat, 11 Mei 2012

Perumpamaan Jawa, Penuh Makna 1

Ada banyak hal yang dapat dipelajari dari kebudayaan Jawa, seperti, seni falsafah dan budayanya. Salah satunya dalah sebuah perumpamaan dalam bahasa Jawa,
Dalam perumpamaan Jawa ini terkandung nilai luhur yang terkandung dalam masyarakat jawa itu sendiri. Berikut ini kumpulan perumpamaan - perumpaan dan beserta artinya..

  

 
Kata Perumpamaan - Huruf A

"Arep Jamure, emoh watange."

artinya: mau jamurnya, tidak mau sampahnya. Orang yang berprinsip mau enaknya tetapi tidak mau bersusah - susah untukberusaha.

"Asu gedhe menang kerah e, asu njegog ora nyokot, asu setya karo bendarane"

Artinya: anjing besar menang berkelainya, anjing menyalak tidak menggigit, anjing setia dengan tuannya. Orang yang tinggi pangkatnya pasti lebih besar kekuasaannya
, ia mudah mengalahkan orang kecil. Orang yang banyak omong justru tidak berbahaya. Anak buah yang setia kepada majikannya, pengikut yang sangat memiliki kesetiaan.

"Aja kaya kidang lumayu ninggal swara."
Artinya: jangan seperti kijang lari meninggalkan suara. Jangan menjadi seseorang yang meninggalkan orang lain sambil mencacinya

"Aja kaya beluk ananjak"

artinya: Jangan seperti burung hantu melompat. Seseorang yang bertindak tanpa pertimbangan menurut adat - istiadat setempat sehingga tidak sopan.

Kata Perumpamaan - Huruf B


"Bolu rambatan lemah"

Artinya: Tanaman Bolu merambat di tanah. Bolu: Tanaman berduri mengerikan. Masalah yang tumpuk - menumpuk hingga menjadi sangat sulit mengatasinya.

Kata Perumpamaan- Huruf C


"Cengkir kethindihan kiring"

Artinya: kelapa muda tertumpangi pelapah. Kalah wibawa karena kalah usia; perjaka akan kawin tapi kesulitan karena kakaknya masih bujang

"Cethethet woh kudu"

Artinya cetetet buah pace. Manusia janganlah sampai menerima akibat yang tidak semestinya';kepasrahan nasib dan takdir; percaya takhayul yang tak ada sebabnya

"Cina didoli edom"

Artinya: Cina dijuali jarum. Menawari sesuatu kepada seseorang yang mempunyai lebih banyak dan lebih baik sangatlah tidak lucu.

"Cinintraka candra"

Artinya: bulan yang menyebabkan sial. Seorang maling yang mencuri ketika terang rembulan, maka dengan mudah tertangkap dan dihukum; seorang koruptor yang tidak pandai memanipulasi data, maka dengan mudah tertangkap.

"Cebol nggayuh lintang"

Artinya : sikerdil hendak menggapai bintang. Punya keinginan yang mustahil bakal terjadi; punya cita - cita terlampui tinggi.

Kata Perumpamaan- Huruf D

"Durung ilang puput lempuyange

Artinya: belum hilang bau daun lempuyangnya. Anak dewasa yang belum bisa bekerja disamakan dengan anak kecil.

"Dudu berase ditempurake"

Artinya : bukan beranya dihutangkan. menyambung pembicaraan orang lain tapi tidak cocok; bukan hknya tapi di berikan orang lain; menggunakan sesuatu yang bukan miliknya

"Dikebo ranggah"

Artinya : dijadikan seperti kerbau besar. Orang yang dikorbankan demi kepentingan orang banyak; dijadikan korban untuk kebaikan orang banyak

"Dilalah kersane Allah'

Artinya : kebetulan kehendak Allah. Atas kehendak Allah; atas ridho Tuhan; suatu peristiwa sering terjadi secara tiba - tiba/ kebetulan, karena sudah digariskan Tuhan

Sekian dulu postingan kali ini, Lain waktu disambung dengan KATA PERUMPAMAAN JAWA yang lebih menarik dan membangun..

Sekian Terima Kasih

 

    

1 komentar:

Posting Komentar