Rabu, 16 Mei 2012

Perumpamaan Jawa, Penuh Makna 2

Sebelumnya saya sudah mempostingkan Perumpamaan Jawa, Penuh Makna 1, menyambung postingan sebelumnya yang masih bertema- kan kurang lebih sama dengan yang sebelumnya….

Berikut ini kumpulan perumpamaan - perumpaan dan beserta artinya.



Kata Perumpamaan - Huruf E

"Ewuh aya ing pambudi."
Artinya : Repot dan susah dalam bersikap. Suatu keadaan zaman yang rusak dan membuat orang susah untuk mengambil sikap, susah mencari rezeki

"Emprit abuntut bedhug."

Artinya : Burung pipit berekor bedhug. Hal yang awalnya sepele ternyata membawa masalah yang besar.

Kata Perumpamaan - Huruf G

"Gagak nganggo laring merak."
Artinya : Burung gagak memakai bulu merak. Orang jahat menutupi diridengan perbuatan baik.

"Gajah alingan suket teki."
Artinya : Gajah menutupi diri dengan rumput. Sesuatu yang besar ditutupi dengan sesuatu yang kecil sekali; tampak jelas; tak ada gunanya.

"Gong lumaku tinabuh."
Artinya : Gong berjalan ditabuh. Orang yang banyak ilmunya, sehingga kemana - mana dijadikan tempat bertanya orang lain.

"Gupak getih ora mulih."
Artinya : Bersimbah darah tidak pulang. Orang yang bekerja keras dan pantang menyerah demi mendapatkan sesuatu, tetapiakhirnya tidak mendapatkan apa - apa untuk dibawa pulang.

"Grubyuk lutung."
Artinya : Nimbrung seperti monyet. Orang yang ikut - ikutan tanpa tahu apa maksud dan tujuan dari apa yang dikerjakan.

Kata Perumpamaan - Huruf I

"Inggih-inggih ora kepanggih."
Artinya : Iya - iya tetapi tidak di lakukan. Jika di beritahu pura-pura membenarkan, tapi tidak mau melaksanakan; masuk telinga kanan, keluar telinga kiri; kosong hasilnya.

Kata Perumpamaan - Huruf J
"Jangkrik mambu kili."
Artinya : Jangkrik terkena kili (digelitik sungutnya). Orang yang dipuji untuk senang  melakukan sesuatu; Orang yang senang bekerja karena dorongan dari luar.

"Jaran karubuhan empyak."
Artinya : Kuda kejatuhan atap. Menunjukan rasa trauma atau jera sekali.

"Jarit lawas ing sampiran."

Artinya : Kain lusuh disampiran. Maksudnya, ilmu yang tidak diamalkan akan hilang; orang yang sudah tidak memiliki jabatan dan kekuasaan akan kelihatan tidak ada pamornya.

"Jupuk pasir dikapyukake ing mata."
Artinya : Mengambil pasir ditaburkan ke mata. Menyakiti perasaan orang lain secara terang-terangan; menyiksa orang dengan cara yang pedih.

"Jurang growah ora mili."
Artinya : Jurang pecah tidak mengalirkan air.  Orang yang membuat janji besar tetapi tidak ditepati; seseorang yang besar mulut dan tidak bisa melaksanakan kata-katanya sendiri.

Kata Perumpamaan - Huruf K

"Kabanjiran segara madu."
Artinya : Kebanjiran lautan madu. Mendapatkan keberuntungan; mendapat anugerah membuat hati bahagia.

"Kacang mangsaha ninggal lanjaran."
Artinya : Kacang yang tidak meninggalkan lanjarannya. Seorang anak akan meniru perilaku kedua orang tuanya.

"Kari balung karo kulit."

Artinya : Tinggal tulang dan kulit. Ibarat bagi orang yang kurus sekali; karena terlalu lama sakit atau berduka , maka habis dagingnya dan tinggal tulang dan kulit.

"Kere munggah bale."
Artinya : Gelandangan naik ke balai. Ibarat orang rendahan yang naik kelas sosialnya.

Kata Perumpamaan - Huruf L

"Ledhang-ledhang nemu pedhang."
Artinya: Nyantai- nyantai mendapat pedang. Tanpa terkira mendapat jalan yang mudah.

"Lut-lutan luwe, nyamber buntute dewe."
Artinya : Lipat-lipatan lipan menyambar ekornya sendiri. Seseorang yang memfitnah orang lain, tetapi berbalik mengenainya.

Kata Perumpamaan - Huruf  M

"Melik nggendhong ili."
Artinya : Ingin menggendong ili (aliran/sesuatu yang mengalir). Maksudnya, keinginan yang berlebihan bisa membuat seseorang lupa, baik lupa diri sendiri, orang tua ataupun saudara.

"Mengkak-mengkok ora wurung ngumbah popok."
Artinya : Enggan mengerjakan sesuatu tetapi akhirnya dikerjakan juga.

"Menthung Koja kena sembagine."
Artinya : Memukul orang India kena kainnya. Hendak ingin menipu malah tertipu.

Kata Perumpamaan - Huruf O


"Ora apik mecel manuk miber."

Artinya : Tidak baik membuat lauk burung terbang. Berbuat sesuatu yang sulit berhasilnya.

Kata Perumpamaan - Huruf W

"Wot ogal-agil."
Artinya : Jembatan yang bergoyang-goyang. Suatu ujian kehidupan yang sulit dilalui dan berbahaya.



Itulah tadi kata – kata perumpamaan, penuh makna .Sekian postingan kali ini, Terima kasih

0 komentar:

Posting Komentar